Oleh; Kadek Agus Mahardika
Denpasar, 7 April 2026 –
Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TA PM) Kota Denpasar, Kadek Agus
Mahardika, mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Keuangan Desa
(Siskeudes) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat
dan Desa (DPMD) Kota Denpasar di Gedung Santhi Graha, Selasa (7/4).
Kegiatan yang berlangsung dari
pukul 08.00 hingga 16.00 WITA ini diikuti oleh seluruh Kaur Keuangan dan
operator Siskeudes desa se-Kota Denpasar. Bimtek dilaksanakan berdasarkan Surat
Undangan DPMD Kota Denpasar Nomor B/400.10.2.4/389/DPMD tanggal 2 April 2026.
Acara secara resmi dibuka oleh
Kepala Bidang I DPMD Kota Denpasar, I Dewa Ayu Istri Idayati, SSTP.
Dalam kegiatan ini, DPMD menghadirkan narasumber dari BPKP Perwakilan Provinsi
Bali, yakni Tonggo Wahyu Naibaho, S.E dan Rizki Novi Hutami, S.E.
Materi yang disampaikan dalam
bimtek mencakup kebijakan pengelolaan keuangan desa, penerapan aplikasi
Siskeudes versi terbaru 2.0.9, serta sesi diskusi interaktif terkait berbagai
kendala implementasi di lapangan.
Kadek Agus Mahardika menyampaikan
bahwa kegiatan ini sangat penting dalam meningkatkan kapasitas aparatur desa,
khususnya dalam menghadapi pembaruan sistem keuangan desa berbasis digital.
“Melalui bimtek ini, pemahaman
terhadap kebijakan dan teknis penggunaan Siskeudes semakin meningkat. Ini
menjadi langkah penting untuk mewujudkan tata kelola keuangan desa yang lebih
transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung,
peserta bimtek berdiskusi mengenai berbagai kendala teknis yang dihadapi,
termasuk keterbatasan pemahaman terhadap fitur terbaru serta tantangan adaptasi
terhadap perubahan versi aplikasi.
Dari hasil kegiatan, terlihat
adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap kebijakan keuangan desa serta
kemampuan teknis dalam mengoperasikan Siskeudes versi 2.0.9. Selain itu,
terbangun juga koordinasi yang lebih baik antara peserta, DPMD, dan BPKP dalam
mencari solusi atas permasalahan di lapangan.
Ke depan, diperlukan langkah
tindak lanjut berupa pendampingan intensif kepada desa, peningkatan
kapasitas operator secara berkelanjutan, serta monitoring dan evaluasi berkala
terhadap implementasi Siskeudes.
Dengan terselenggaranya kegiatan
ini, diharapkan pengelolaan keuangan desa di Kota Denpasar semakin profesional,
transparan, dan akuntabel sejalan dengan tuntutan tata kelola pemerintahan yang
baik.
#DesaTerdepanUntukIndonesia
#TPPKerjaBerdampak
.jpeg)

